Results 1 to 3 of 3

Thread: chernobyl nuclear disaster1424 days old

  1. #1
    schizo's Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Nov 2012
    Location
    joglosemar
    Posts
    605
    Gender

    Thanks
    162
    Thanked 207 Times in 46 Posts

    Achievements:
    Three Friends1 year registered5000 Experience Points

    chernobyl nuclear disaster



    Chernobyl Nuclear Disaster



    26 April 1986, pukul 01.23
    , terjadi ledakan pada Unit 4 PLTN di Chernobyl, Ukraina. Hampir 50.000 penduduk kota tersebut di evakuasi tanpa membawa apapun dari tempat tinggal mereka.
    Peristiwa ini menggemparkan dunia karena mengingatkan kembali pada ledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, saat berkecamuk Perang Dunia II yang menewaskan sekitar 220.000 orang. Trauma Hiroshima dan Nagasaki belum hilang dari ingatan orang, muncul kembali peristiwa Chernobyl yang termasuk kecelakaan terbesar pada PLTN selama kurang lebih 60 tahun. Kecelakaan PLTN Chernobyl masuk level ke-7 (level paling atas) yang disebut major accident, sesuai dengan kriteria yang ditentukan INES (The International Nuclear Event Scale)
    Debu dan abu radioaktif menyebar lebih dari 200.000 kilometer persegi setelah reaktor No. 4 Chernobyl meledak. Ukraina, Belarusia, dan Rusia merupakan negara yang paling banyak terpengaruh, meski material radioaktif juga ke utara hingga mencapai Scotlandia dan ke barat hingga Irlandia.



    Trauma yang melanda masyarakat di lokasi kejadian dan sekitarnya akibat peristiwa Chernobyl menjadikan setiap tanggal 26 April pukul 01.23 lonceng berdentang-dentang di Ukraina. Walaupun malam telah larut dan udara dingin, namun warga tetap terjaga. Mereka meletakkan bunga dan lilin di monumen korban bencana Chernobyl.

    Upacara yang sama digelar di Slavutych, Rusia, kota yang didirikan untuk menampung para pekerja Reaktor Chernobyl. Upacara juga diperingati di negara tetangga Ukraina, yaitu Belarus, yang ikut menderita akibat bencana Chernobyl.




    Penyebab Kecelakaan Chernobyl

    Secara garis besar, bencana Chernobyl dapat dijelaskan sebagai berikut. Pada 25 April 1986 reaktor unit 4 direncanakan dipadamkan untuk perawatan rutin. Selama pemadaman berlangsung, teknisi akan melakukan tes untuk menentukan apakah pada kasus reaktor kehilangan daya turbin dapat menghasilkan energi yang cukup untuk membuat sistem pendingin tetap bekerja sampai generator kembali beroperasi.

    Proses pemadaman dan tes dimulai pukul 01.00 pada 25 April. Untuk mendapatkan hasil akurat, operator memilih mematikan beberapa sistem keselamatan, yang kemudian pilihan ini yang membawa malapetaka. Pada pertengahan tes, pemadaman harus ditunda selama sembilan jam akibat peningkatan permintaan daya di Kiev. Proses pemadaman dan tes dilanjutkan kembali pukul 23.10 pada 25 April. Pada pukul 01.00, 26 April, daya reaktor menurun tajam, menyebabkan reaktor berada pada situasi yang membahayakan. Operator berusaha mengompensasi rendahnya daya, tetapi reaktor menjadi tak terkendali. Jika sistem keselamatan tetap aktif, operator dapat menangani masalah, namun mereka tidak dapat melakukannya dan akhirnya reaktor meledak pada pukul 01.30.



    Secara perinci, kecelakaan itu disebabkan oleh:
    Pertama, desain reaktor yang tidak stabil pada daya rendah. Daya reaktor bisa naik cepat tanpa dapat dikendalikan, Reaktor juga tidak mempunyai kungkungan reaktor (containment), akibatnya, setiap kebocoran radiasi dari reaktor langsung ke udara.
    Kedua, pelanggaran prosedur. Ketika pekerjaan tes dilakukan hanya delapan batang kendali reaktor yang dipakai, yang semestinya minimal 30, agar reaktor tetap terkontrol. Sistem pendingin darurat reaktor dimatikan. Tes dilakukan tanpa memberitahukan kepada petugas yang bertanggung jawab terhadap operasi reaktor.
    Ketiga, budaya keselamatan. Pengusaha instalasi tidak memiliki budaya keselamatan, tidak mampu memperbaiki kelemahan desain yang sudah diketahui sebelum kecelakaan terjadi.


    Dampak Berkepanjangan

    Pada 2003, IAEA membentuk “Forum Chernobyl” bekerja sama dengan organisasi PBB lainnya, seperti WHO, UNDP, ENEP, UN-OCHA, UN-SCEAR, Bank Dunia dan ketiga pemerintahan Belarusia, Ukraina, dan Rusia. Forum ini bekerja untuk menjawab pertanyaan, “sejauh mana dampak kecelakaan ini terhadap kesehatan, lingkungan hidup dan sosial ekonomi kawasan beserta penduduknya.” Laporan ini diberi nama “Cherno- byl Legacy”.



    Diperkirakan semula dampak fisik akan begitu dahsyat. Artinya, akan menimbulkan korban jiwa yang luar biasa banyaknya. Namun, ternyata data sampai dengan 2006, jumlah korban yang meninggal 56 orang, di mana 28 orang (para likuidator terdiri dari staf PLTN, tenaga konstruksi, dan pemadam kebakaran) meninggal pada 3 bulan pertama setelah kecelakaan, 19 orang meninggal 8 tahun kemudian, dan 9 anak lainnya meninggal karena kanker kelenjar gondok. Sebanyak 350.000 likuidator yang terlibat dalam proses pembersihan daerah PLTN yang kena bencana, serta 5 juta orang yang saat itu tinggal di Belarusia, Ukraina, dan Rusia, yang terkena kontaminasi zat radioaktif dan 100.000 di antaranya tinggal di daerah yang dikategorikan sebagai daerah strict control, ternyata mendapat radiasi seluruh badan sebanding dengan tingkat radiasi alam, serta tidak ditemukan dampak terhadap kesuburan atau bentuk-bentuk anomali.



    60 persen anak-anak Ukraina atau sejuta orang lebih menderita kanker gondok, sepuluh persen lainnya yang masih duduk di bangku SD mengalami rusak mental, serta sebagian besar anak-anak Ukraina menderita penyakit tulang. Preobrashenskaya mengatakan, kekebalan tubuh anak-anak Ukraina pun menurun drastis sehingga disebut pula AIDS-Chernobyl.
    Penelitian Preobrashenskaya senada dengan penelitian WHO. Badan Kesehatan Dunia itu menyatakan, setelah peristiwa Chernobyl terjadi peningkatan kasus kanker gondok anak, 100 kali dibanding prakecelakaan Chernobyl. Kenyataan lainnya, penduduk Kiev banyak yang terkena kanker paru-paru dan jantung. Dan banyak dokter memperkirakan, dalam waktu mendatang, epidemi berbagai penyakit menular akan meningkat di sekitar lokasi kejadian, dan di kalangan mereka yang terpapar radiasi nuklir.

    Tragisnya, terapi kimia normal tidak efektif pada penderita kanker akibat radiasi Chernobyl. Menurut Dr Andrei Butenko dari rumah sakit nomor satu di Kiev, dipastikan kanker gondok ganas yang menimpa anak-anak Ukraina akibat kontaminasi isotop iodium-131, isotop iodium yang radioaktif. Imbasnya, dengan terapi kimia di atas normal, kepala para pasien membotak dan wajah mereka bengkak-bengkak.
    Horor yang kurang lebih sama dialami anak-anak Yunani. Anak-anak di negara tersebut berisiko terkena kanker dua hingga tiga kali akibat Chernobyl. Bahkan, anak-anak Yunani yang terpapar radioaktif ketika masih dalam kandungan ibunya berisiko menderita leukimia 2,6 kali lipat dibanding anak-anak lainnya. Hal ini karena adanya mutasi gen yang diberi nama 11q23.



    Pada 1992-2002 tercatat 4.000 kasus kanker kelenjar gondok yang terobservasi di Belarusia, Ukraina, dan Rusia pada anak-anak dan remaja 0-18 tahun ketika terjadi kecelakaan, termasuk 3.000 orang yang berusia 0-14 tahun. Selama perawatan mereka yang kena kanker, di Belarusia meninggal delapan anak dan di Rusia seorang anak. Yang lainnya selamat.

    Kebocoran reaktor nuklir akan berdampak terhadap generasi secara turun temurun. Apa yang terjadi di Chernobyl dampaknya masih dirasakan oleh orang-orang yang terpapar radiasi hingga saat ini. Yang terjadi adalah keturunan dari orang-orang tersebut mengalami kelainan fisik yang sangat mengerikan, bahkan penyakit langka yang secara medis sangat sulit untuk di sembuhkan.

    Kerusakan Lingkungan
    Pada 2010, Mousseau dan rekannya mempublikasikan sensus terbesar kehidupan liar di zona evakuasi Chernobyl. Sensus itu menunjukkan bahwa jumlah mamalia di sana menurun, dan keanekaragaman serangga, termasuk tawon besar, belalang, kupu-kupu dan capung, juga menurun.

    Dalam satu studi yang dipublikasikan pada Februari tahun ini, peneliti menangkap 550 burung, dari 48 spesies di delapan lokasi berbeda. Peneliti mengukur kepala burung-burung tersebut untuk menentukan volume otak mereka.

    Burung-burung yang hidup di “lokasi-lokasi panas” memiliki volume otak yang 5% lebih kecil dibandingkan burung-burung yang tinggal di lokasi radiasi lebih rendah. Perbedaan itu terlihat sangat besar pada burung-burung yang berusia kurang dari satu tahun. Volume otak yang lebih kecil terkait dengan rendahnya kemampuan kognitif dan bertahan hidup (survival).

    Studi juga menegaskan bahwa banyak embrio burung yang mungkin tidak dapat bertahan hidup semuanya. “Ini jelas terkait dengan level kontaminasi radioaktif. Di sana ada konsekuensi bagi ekosistem secara keseluruhan,” tutur Mousseau.
    Tingkat radioaktivitas telah rutun sejak 25 tahun silam, tapi “titik panas” masih terdapat dalam lapisan 10-20 centimeter tanah teratas. Titik panas itu masih mengandung radiaktif dalam level rendah, tapi konstan dan bertahan.



    Partikel radioaktif bergerak dari tanah menuju tanaman melalui akar-akar tanaman, masuk ke dalam hewan yang makan tumbuhan dan ke tubuh manusia yang memakan daging atau minum susu hewan tersebut. radioaktif itu diserap ke dalam tulang dan organ.

    Caesium yang memancarkan radiasi alpha merusak DNA dan mendorong resiko terjadinya mutasi berupa tumor, atau jika masuk sel reproduksi, dapat mengakibatkan kemandulan.

    Barat dan Ukraina selatan tidak terkena dampak radiasi dari Chernobyl. Industri peternakan, pertanian, dan pabrik-pabrik makanan juga tidak terkena resikonya. Tapi radioaktif masih berdampak di daerah-daerah pedesaan Ukraina utara, tempat para petani miskin yang mengambil jamur-jamur dan buah beri liar, serta tidak dapat membeli rumput dari daerah lain yang bebas kontaminasi radioaktif, untuk sapi-sapi mereka.


    berikut ini adalah beberapa dokumentasi kedahsyatan amuk nuklir yang pernah mengguncang dunia :


    Spoiler: chernobyl nuclear disaster
    Spoiler: chernobyl nuclear disaster

    strangers say i'm quite, my friend says i'm outgoing,
    my mom's told me i'm schizophrenic


  2. The Following 2 Users Say Thank You to schizo For This Useful Post:

    Co77ers (29-02-2016),co_casanova (14-01-2013)

  3. #2
    schizo's Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Nov 2012
    Location
    joglosemar
    Posts
    605
    Gender

    Thanks
    162
    Thanked 207 Times in 46 Posts

    Achievements:
    Three Friends1 year registered5000 Experience Points

    Re: chernobyl nuclear disaster

    Quote Originally Posted by co_casanova View Post
    Tragedi kemanusiaan yg takkan terlupakan dunia
    Bnyk korban nyawa dan lingkungan juga tercemar bahan2 radioaktif
    Sempat dulu mau masuk Teknik Nuklir tapi karena takut akibatnya g jadi deh
    Katanya bisa bikin mandul, cepet tua, mutasi genetik dsb
    Ngeri dahhh
    ngeri kali ya oom,,
    btw kabarnya kerja di bidang farmasi juga potensial kena paparan zat kimia lho oom...
    bisa menyebabkan impotensi & gangguan kehamilan
    strangers say i'm quite, my friend says i'm outgoing,
    my mom's told me i'm schizophrenic


  4. #3
    schizo's Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Nov 2012
    Location
    joglosemar
    Posts
    605
    Gender

    Thanks
    162
    Thanked 207 Times in 46 Posts

    Achievements:
    Three Friends1 year registered5000 Experience Points

    Re: chernobyl nuclear disaster

    Quote Originally Posted by co_casanova View Post
    Iyap betul mas ternyata semua punya resiko

    Dulu mau masuk ke Elektro takut kesetrum
    Mau ke Nuklir takut mandul

    Farmasi juga resiko
    Tapi malah tau Obat Kuat kok mas
    obat kuat apa obat perangsang mas??
    yang tidak berasa & tidak berbau itu loo...
    strangers say i'm quite, my friend says i'm outgoing,
    my mom's told me i'm schizophrenic


Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •