Results 1 to 5 of 5
  1. #1
    BaztarD's Avatar
    [ds2] Titanium Class

    Status
    Offline
    Join Date
    Nov 2012
    Posts
    216
    Gender

    Thanks
    20
    Thanked 34 Times in 12 Posts

    Achievements:
    Three FriendsVeteran5000 Experience Points

    Cool Yusril vs Komisioner KPU "Saya Tak Level Berdebat UU dengan Saudara!"

    Jakarta - Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi dan penetapan peserta pemilu 2014 semakin panas saja. Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra bahkan berdebat sengit dengan komisioner KPU.

    "Saya sampaikan keberatan bahwa ternyata ada yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat) karena keterwakilan perempuan tidak tercapai 30 persen, sebelumnya memang saya tidak pernah dengar, tapi tiba-tiba saya dengar malam ini dan tidak memunuhi syarat," kata Yusril Ihza Mahendra dalam rapat pleno terbuka di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Senin (7/1/2013). Pernyataan Yusril tersebut menyita perhatian seluruh peserta rapat yang hadir.

    "Semestinya peraturan itu tidak sampai di tingkat KPU provinsi. Bu pimpinan (Ida Budhiati) menyampaikan jawaban secara pribadi atau KPU? Mestinya pertanyaan itu diskors dulu karena bu pimpinan sampaikan sendiri," lanjutnya.

    Kedua menurut Yusril, persoalan (verifikasi) pengurus hanya ada dalam peraturan KPU dan diturunkan dalam juknis yang hanya berupa surat. Undang-undang tidak memberi kewenangan pada KPU seperti keterwakilan pertemuan 30 persen yang sebetulnya sudah diatur dalam 2 Undang-undang.

    "Anda jangan mempermainkan, bawa saja aturan ini ke MA, saya bukan bodoh. Keputusan MA tentang judicial review dia berlaku ke depan, andaikan dia putuskan peratutan KPU tentang keterwakilan perempuan bertentangan dengan dua Undang-undang, tidak serta merta membatalkan keputusan KPU," ucapnya.

    "Itu kan Anda mempermainkan, jangan kamu anggap kita ini orang goblok, ayo kita bawa ini ke MK, ke MA. Ini persoalan mendasar, KPU harus punya keberanian. Presiden beberapa kali saya challenge ke pengadilan kalah," lanjutnya.

    Ia menuturkan, kalau ada peraturan KPU tentang keterwakilan perempuan yang bertentangan dengan UU Pemilu dan UU, KPU jangan mencari alasan.

    "Kemudian, kedua, ada satu kabupaten Bantul yang dinyatakan tidak lolos karena ketua cabang seorang PNS. Pertanyaannya, apakah PNS yang jadi pengurus parpol menggugurkan partai politik? Tidak, sanksinya kalau ada PNS yang jadi anggota parpol dia diberhentikan dari status sebagai PNS," ungkapnya.

    "Saya tidak level berdebat undang-undang dengan saudara-saudara," lanjut Yusril disambut riuh tepuk tangan.

    Hal yang menjadi protes Yusril adalah soal sekretariat partai politik yang menjadi salah satu syarat kelolosan. Yusril mempertanyakan kantor DPP Partai Golkar yang menurutnya bukan milik Golkar.

    "Saya tanya kantor DPP Golkar di Slipi punya siapa? Setahu saya tanah dan bangunan di Slipi milik negara dan terdaftar sebagai aset milik Setneg. Pertanyaan saya kapan Golkar melakukan sewa menyewa?" kritiknya.

    "Dengan berlakunya undang-undang perbendaharaan negara maka semua aset negara didaftarkan sebagai milik negara. Kalau sekarang statusnya gedung itu dipinjamkan, apakah boleh negara menyewakan kepada partai politik?" ujar Profesor bidang hukum tata negara tersebut.Jakarta - Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi dan penetapan peserta pemilu 2014 semakin panas saja. Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra bahkan berdebat sengit dengan komisioner KPU.

    "Saya sampaikan keberatan bahwa ternyata ada yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat) karena keterwakilan perempuan tidak tercapai 30 persen, sebelumnya memang saya tidak pernah dengar, tapi tiba-tiba saya dengar malam ini dan tidak memunuhi syarat," kata Yusril Ihza Mahendra dalam rapat pleno terbuka di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Senin (7/1/2013). Pernyataan Yusril tersebut menyita perhatian seluruh peserta rapat yang hadir.

    "Semestinya peraturan itu tidak sampai di tingkat KPU provinsi. Bu pimpinan (Ida Budhiati) menyampaikan jawaban secara pribadi atau KPU? Mestinya pertanyaan itu diskors dulu karena bu pimpinan sampaikan sendiri," lanjutnya.

    Kedua menurut Yusril, persoalan (verifikasi) pengurus hanya ada dalam peraturan KPU dan diturunkan dalam juknis yang hanya berupa surat. Undang-undang tidak memberi kewenangan pada KPU seperti keterwakilan pertemuan 30 persen yang sebetulnya sudah diatur dalam 2 Undang-undang.

    "Anda jangan mempermainkan, bawa saja aturan ini ke MA, saya bukan bodoh. Keputusan MA tentang judicial review dia berlaku ke depan, andaikan dia putuskan peratutan KPU tentang keterwakilan perempuan bertentangan dengan dua Undang-undang, tidak serta merta membatalkan keputusan KPU," ucapnya.

    "Itu kan Anda mempermainkan, jangan kamu anggap kita ini orang goblok, ayo kita bawa ini ke MK, ke MA. Ini persoalan mendasar, KPU harus punya keberanian. Presiden beberapa kali saya challenge ke pengadilan kalah," lanjutnya.

    Ia menuturkan, kalau ada peraturan KPU tentang keterwakilan perempuan yang bertentangan dengan UU Pemilu dan UU, KPU jangan mencari alasan.

    "Kemudian, kedua, ada satu kabupaten Bantul yang dinyatakan tidak lolos karena ketua cabang seorang PNS. Pertanyaannya, apakah PNS yang jadi pengurus parpol menggugurkan partai politik? Tidak, sanksinya kalau ada PNS yang jadi anggota parpol dia diberhentikan dari status sebagai PNS," ungkapnya.

    "Saya tidak level berdebat undang-undang dengan saudara-saudara," lanjut Yusril disambut riuh tepuk tangan.

    Hal yang menjadi protes Yusril adalah soal sekretariat partai politik yang menjadi salah satu syarat kelolosan. Yusril mempertanyakan kantor DPP Partai Golkar yang menurutnya bukan milik Golkar.

    "Saya tanya kantor DPP Golkar di Slipi punya siapa? Setahu saya tanah dan bangunan di Slipi milik negara dan terdaftar sebagai aset milik Setneg. Pertanyaan saya kapan Golkar melakukan sewa menyewa?" kritiknya.

    "Dengan berlakunya undang-undang perbendaharaan negara maka semua aset negara didaftarkan sebagai milik negara. Kalau sekarang statusnya gedung itu dipinjamkan, apakah boleh negara menyewakan kepada partai politik?" ujar Profesor bidang hukum tata negara tersebut.
    DuniaSex Episode-2
    Yacht | "Let's Cruise To Fantasy Community"

    Keep Enjoying the Cruise

  2. Members berikut yang memberikan 'Thanks' kepada BaztarD untuk Thread ini:

    Kutu Kupret (22-02-2013)

  3. #2
    doyo's Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Nov 2012
    Location
    jakarta
    Posts
    1,589
    Gender

    Thanks
    22
    Thanked 36 Times in 23 Posts

    Achievements:
    Three Friends1000 Experience PointsRecommendation Second Class1 year registered

    Re: Yusril vs Komisioner KPU "Saya Tak Level Berdebat UU dengan Saudara!"

    Bahasannya berat juga...Ane nyimak aja deh.
    DuniaSex Episode-2
    Yacht | "Let's Cruise To Fantasy Community"

    Keep Enjoying the Cruise

  4. #3
    BG_MDN's Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Jan 2013
    Posts
    1,000
    Gender

    Thanks
    123
    Thanked 164 Times in 25 Posts

    Achievements:
    Three Friends5000 Experience Points1 year registered

    Re: Yusril vs Komisioner KPU "Saya Tak Level Berdebat UU dengan Saudara!"

    ternyata om yusril syahwat berpolitiknya masih ada...kirain jadi pengacara aja
    DuniaSex Episode-2
    Yacht | "Let's Cruise To Fantasy Community"

    Keep Enjoying the Cruise

  5. #4
    BG_MDN's Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Jan 2013
    Posts
    1,000
    Gender

    Thanks
    123
    Thanked 164 Times in 25 Posts

    Achievements:
    Three Friends5000 Experience Points1 year registered

    Re: Yusril vs Komisioner KPU "Saya Tak Level Berdebat UU dengan Saudara!"

    bagusnya jadi ketua MK dia....biar semua UU dibatalin ama dia, jd Indonesia gak usah pake UU
    DuniaSex Episode-2
    Yacht | "Let's Cruise To Fantasy Community"

    Keep Enjoying the Cruise

  6. #5
    ratih's Avatar
    [DS2] Mamih

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Location
    Lagi WOT
    Age
    36
    Posts
    5,094
    Gender

    Follow Me
    @RatuQn5
    Thanks
    251
    Thanked 2,216 Times in 989 Posts

    Achievements:
    Three FriendsCreated Album picturesTagger First ClassRecommendation First ClassOverdrive

    Re: Yusril vs Komisioner KPU "Saya Tak Level Berdebat UU dengan Saudara!"

    bahasa orang2 pinter, sayang saya orng bodoh jadi ya ngikut aja deh
    terserah bapak2 pejabat aja lah.
    ________________________________________
    Ready For Sail .........

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •