Salah satu kesalahan terbesar yang dibuat manusia adalah ketika berurusan dengan ANJIING, kita salah menyangka ANJIING yang patuh sebagai ANJIING yang depresi.

ANJIING bereaksi dan berpikir dengan cara yang berbeda dengan manusia. Ketika seekor ANJIING mulai menghormati pemimpin kelompoknya, mereka tidak hanya menjadi tenang, tetapi mereka juga memberikan ruang gerak untuk pemimpin kelompoknya dan mereka akan menghindari kontak mata, karena hal tersebut berarti “menantang” di dunia ANJIING. Mereka menurunkan kepala dan ekor dan membungkukkan tubuh mereka agar terlihat lebih kecil. Hal tersebut berarti mereka mengatakan pada anda bahwa mereka menerima anda sebagai pemimpin mereka. Jika anda secara konsisten menjadi pemimpin ANJIING anda, ANJIING anda akan merasa lebih aman dan senang, tidak harus khawatir untuk menjaga seluruh anggota manusia yang ada disekitar mereka. Ingatlah bahwa seekor ANJIING yang senang, nyaman dan patuh merupakan ANJIING yang tenang dan merendahkan diri mereka, bukan ANJIING yang loncat kesana kemari seperti ANJIINGgila.

Menyalah artikan seekor ANJIING yang menyegani anda sebagai seekor ANJIING yang ketakutan atau depresi dapat menyebabkan banyak masalah. Ketika anda merasa buruk untuk ANJIING anda, anda akan mengirimkan isyarat yang salah. ANJIING menginginkan anda cukup kuat untuk menjaga mereka, dan ketika mereka merasa anda cukup kuat, mereka akan menganggap anda seperti Alpha dog (pemimpin), yang mana artinya tidak akan loncat kesana kemari dan memperhatikan anda menunjukkan jalan daripada sibuk mengarahkananda.

ANJIING-ANJIING yang percaya bahwa mereka adalah Alpha (pemimpin) akan membusungkan dada mereka, dan menegakan kepala mereka setinggi mungkin agar mereka terlihat besar.
Ketika seekor ANJIING secara konstan mencoba untuk mendapatkan perhatian dari manusia yang tidak dicintai, maka ANJIINGlah yang akan mengontrol situasi di sekeliling manusia tersebut. Seekor ANJIING yang hiperaktif yang bereaksi seperti ini merupakan seekor ANJIING yang stress, selalu khawatir karena harus mengontrol keadaan di sekitar mereka. Anda ingin ANJIING anda menjadi tenang, dan memperhatikan anda menunjukkan jalan sehingga mereka dapat berhenti khawatir karena mereka tidak perlu mengontrol keadaan di sekitar mereka.

Anda mungkin pernah mendengar soal ANJIING yang hanya menyukai satu orang manusia, dan tidak menyukai manusia lainnya, melindungi satu orang tersebut, dll. begitulah persepsi kita manusia. Apa yang sebenarnya terjadi adalah ANJIING tersebut merasa memiliki manusia. Melindungi manusia karena rasa kepemilikan, bukan karena cinta. “Manusia ini adalah milikku, jangan dekati manusia ini”. Manusia sering menyalahartikan hal tersebut dengan cinta. Padahal bukan. Anda ingin ANJIING anda menghargai anda sebagai pemimpin mereka, bukan sebagai hak milik mereka.

Apakah anda memiliki ANJIING anda ataukah ANJIING anda memiliki anda?