Saint Bernard (Membintangi Film "Beethoven")

Spoiler: SAINT BERNARD


Sementara Negara asal muasal Saint Bernard tidak didokumentasikan secara jelas, namun lebih banyak dikenal bahwasanya jenis trah ini dikembang biakkan oleh para biarawan di Rumah Rawat di Puncak Grand St. Bernard di Negara Switzerland pada abad 17.

Dari perkiraan yang dapat dipertanggung jawabkan trah ini diketemukan antara tahun 1660 dan 1670. Anjiing-anjiing ini merupakan keturunan daripada jenis tipe anjiing Mastiff Asia yang pada awalnya dibawa ke daerah tersebut oleh Tentara Romawi. Hingga pada sekitar tahun 1700, Dan dipercaya bahwa anjiing St. Bernard digunakan sebagai anjiing Penjaga dan Sahabat bagi para biarawan pada saat pengungsian di musim dingin.

Negara Asal: Switzerland

Tinggi:

Dewasa Jantan: 28-30 Inch / 71.12-76.2 Cm dari pundak.
Dewasa Betina: 26-28 inch / 66.04-71.12 Cm dari pundak.

Berat Badan:

Dewasa Jantan: Antara 140 -180 Lbs / 63.50-81.65 Kg.
Dewasa Betina: Antara 120 -140 Lbs / 54.43-63.50 Kg.


Anjiing-anjiing ini dikatakan sebagai peliharaan yang menemani para biarawan dalam melakukan patroli di pegunungan untuk mencari orang-orang yang tersesat atau terjebak pada saat terjadi badai salju. Dikatakan bahwa anjiing St. Bernard memiliki kecerdasan tersendiri didalam mendeteksi badai yang akan terjadi di masa mendatang dan terlebih lagi mereka memiliki keahlian didalam melakukan penyalamatan yang diperolehnya dari para biarawan.

Pada saat melakukan pencarian, anjiing-anjiing ini dilepaskan secara berkelompok 2 atau 3 ekor tanpa pengawalan untuk menemukan orang-orang yang tersesat. Anjiing-anjiing ini dapat menemukan orang yang terkubur di dalam timbunan salju, dan mereka menggalinya, membangunkannya, dan apabila orang yang tertimbun tersebut tidak dapat bergerak, salah satu dari anjiing tersebut akan berbaring di atasnya untuk memberikan kehangatan, sementara anjiing yang lain akan kembali ke tempat biarawan untuk memberitahukan bahwa mereka menemukan orang yang mengalami musibah. Dan bagi mereka yang tersesat dan masih mampu berjalan akan dituntun ke tempat perawatan oleh anjiing-anjiing tersebut. Demikian pula hingga saat ini karakteristik untuk menggali dan membangunkan orang yang terbaring di timbunan salju masih tetap berjalan oleh jenis trah anjiing ini. Anjiing Saint Bernard diakui telah berhasil menyelamatkan lebih dari 2,500 orang yang tersesat dalam badai salju.

Pada saat musim salju di tahun 1816 - 1818, badai salju menimbulkan banyak korban pada anjiing-anjiing yang tengah melakukan penyelamatan. Yang menyebabkan kehidupan di Rumah Rawat biarawan nyaris tak terselamatkan. Meskipun demikian sejarah mencatat pada akhirnya para biarawan berhasil mengatasi masalah ini dalam waktu 2 tahun kemudian, dengan menggunakan anjiing-anjiing yang sejenis yang ditemukan berada di sekitar perbukitan, meskipun tidak ada catatan yang mengkonfirmasi hal ini, dan dikabarkan bahwa sisa dari anjiing-anjiing tersebut disilangkan dengan anjiing Great Danes atau Englsih Mastiffs.

Pada awal tahun 1830, telah tiga kali disilangkan dengan Newfoundlands dengan harapan agar bulu panjang akan diperoleh dari Newfoundland akan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap cuaca dingin. Namun, hal ini terbukti justru menimbulkan masalah baru dari sebelumnya, karena kandungan es yang terbentuk pada bulu yang panjang dan berat yang terbentuk oleh es dan salju membuat anjiing ini lebih sulit untuk bergerak. Oleh Karena itu para biarawan berhenti menggunakan anjiing yang berbulu panjang untuk melakukan pekerjaan penyelamatan, dan menghentikan beternak dengan metode ini, dan semua anak-anak anjiing dengan bulu panjang dibagikan. Beternak dengan cara yang selektif dan seksama dilakukan di Swiss yang menghasilkan anak-anak anjiing keduanya baik bulu panjang dan bulu pendek. Dan sebenarnya Para Peternak St. Bernard di Swiss berhasil mengembalikan trah anjiing ini kembali seperti pada awalnya tipe anjiing seperti pada saat di Rumah Rawat dahulu, yaitu varietas yang memiliki dua jenis bulu.

Pada saat itu, jenis anjiing ini belum memiliki nama, dan hanya dikenal sebagai Anjiing Rumah Rawat, Anjiing Suci, Alpine Mastiff dan Saint Bernard Mastiff. Ada juga yang menyebutnya sebagai Mountain Dogs, Monastery dogs atau Swiss Alpine Dog, dan beberapa orang Swiss menyebutnya dengan panggilan Barry Dogs sebagai upaya memberikan penghargaan kepada salah satu anjiing yang bernama Barry der Menschenretter, yang berjasa menyelamatkan 40 orang yang bepergian selama ia bekerja. Dan pada tahun 1880 nama yang disetujui untuk diberikan adalah Saint Bernard.

Pembiakkan pertama yang tercatat diluar dari rumah perawatan terjadi di Switzerland pada tahun 1855 oleh Herr Hienrich Schumacher, sebagai orang pertama yang mencatatkan pada buku silsilah dan menjaga kemurnian trah sama seperti tipe di rumah rawat. Dan dikarenakan banyaknya permintaan akan jenis trah ini mengakibatkan terjadi penyimpangan-penyimpangan, dan upaya untuk menjaga kelestarian jenis trah ini dilakukan, dan ketika Swiss Kennel Club dibentuk di tahun 1883 dan ditetapkan pula sebagai sebagai Swiss Saint Bernard pada tahun 1884.

Inggris telah mendatangkan anjiing rumah rawat ini sejak tahun 1820, dan dikembang biakkan dengan program pembiakkan mereka sendiri. Oleh sebab itu, Saint Bernard Inggris berbeda dengan yang biasa ditemukan di rumah rawat dahulu, hal ini karena telah disilangkan dengan anjiing English Mastiff. Orang Inggris menentukan sendiri standarisasi mereka pada tahun 1887. Pada tahun 1863, Anjiing Saint Bernard dari kedua Negara Inggris dan Switzerland telah dikirim keseluruh penjuru dunia, dan kedua jenis tipe yang berbeda tersebutlah yang diketemukan. Kontroversi juga ditemukan sehubungan dengan Negara mana yang memiliki tipe yang sebenarnya dan yang mana tipe yang seharusnyapun muncul.

Pada tahun 1887, di Zurich telah diadakan Konggres Internasional untuk membahas dan menyimpulkan hal tersebut, dan diputuskan bahwa Standarisasi dari Negara Swissl yang dipergunakan di seluruh dunia terkecuali di Negara Inggris. Pada saat sekarang terdapat 3 Standarisasi Saint Bernard yang diakui, yaitu : Modifikasi dari versi tipe Swiss yang lama dipergunakan di Amerika Serikat, Versi Negara Inggris dan Revisi versi Swiss yang dipergunakan oleh Seluruh Negara-Nagara yang bernaung di bawah FCI pada tahun 1993.


TEMPERAMEN DAN KARAKTER :

Anjiing Trah Saint Bernard bertenaga kuat, kemampuan intelegensi yang tinggi, kokoh dan berotot. Trah ini dikembangkan sebagai anjiing pekerja dan tugas awalnya adalah sebagai anjiing penyelamat di Pegunungan Alpen, yang kemudian berkembang sebagai anjiing penghela kereta yang memuat hasil pertanian, termasuk sebagai penarik kereta yang memuat susu untuk diantar dari rumah ke rumah. Dengan temperamental yang sangat stabil jika berada diantara lingkungan orang dan hewan peliharaan lain. Saint Bernard adalah anjiing yang sangat dapat diandalkan sebagai anjiing pekerja. Saat ini Saint Bernard sering dijumpai turut berpartisipasi pada: Ujian Ketaatan, Pelacakkan, Karya Guna, Draft test dan Menarik Beban.

Anjiing Saint Bernard adalah jenis anjiing sahabat keluarga yang sangat baik. Yang secara naluriah memiliki karakter yang ramah, lemah lembut, mudah bergaul, khususnya di dalam menjaga dan mengerti sifat anak-anak kecil. Namun demikian Saint Bernard bukanlah anjiing yang dapat dimiliki oleh setiap orang, karena anjiing ini memiliki postur tubuh yang sangat besar yang dapat dengan mudah untuk dikuasai.

BULU :

Perawatan bulu yang dilakukan dari waktu ke waktu setiap saat dapat membantu mengurangi kerontokkan untuk kedua jenis baik yang berbulu panjang maupun yang berbulu pendek, karena setiap anjiing pasti tetap akan mengalami kerontokkan.

Pada saat sekarang Jenis Trah Saint Bernard terdapat pada dua jenis varietas bulu yang berbeda : Yang memiliki Bulu Pendek, tebal, memiliki bulu halus dan kasar; sedangkan Yang Berbulu Panjang atau Varietas Bulu Kasar memiliki bulu yang cukup panjang, lurus atau sedikit berombak.

WARNA :

Warna yang diperkenankan adalah Warna Putih dengan terdapat warna merah, ataupun Warna Merah dengan terdapat Warna Putih. Dan terkadang juga terdapat tanda putih pada dada, kaki, ujung daripada ekornya, Kepala dan Bagian leher.