Results 1 to 9 of 9

Thread: ”Kawan, kapan gajian?”1462 days old

  1. #1
    Koko Bae's Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    588
    Gender

    Thanks
    196
    Thanked 101 Times in 48 Posts

    Achievements:
    Three Friends1000 Experience Points3 months registered
    Awards:
    King of Publishing

    ”Kawan, kapan gajian?”

    ”Kawan, kapan gajian?” Ungkapan itu kerap disampaikan Diego Mendieta kepada kawan- kawan yang menjenguknya di Rumah Sakit dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/12). Mendieta, si pesepak bola yang memperkuat Persis Solo itu, ingin segera pulang dan bertemu keluarganya di Paraguay.

    Namun, belum sempat mendapat jawaban, Mendieta ”berpulang” untuk selama-lamanya, Senin (3/12) malam.

    Teman sesama pemain di klub Persis Solo, Ndaru Tri Laksana, mengatakan, Mendieta merindukan sang istri, Valeria Alvarez Ibanez, dan dua anak mereka, Ciello (4) dan Gaston (2). Foto mereka terpajang dalam kamar kosnya yang berukuran 3 meter x 3 meter di Kalitan, Solo.

    ”Sebenarnya, agennya sudah menawarkan tiket pulang, tetapi dia memilih menunggu gajinya cair. Katanya, masa pulang kerja enggak bawa uang?” ujar Ndaru ketika menunggu jenazah di ruang forensik Rumah Sakit dr Moewardi, Rabu.

    Ndaru bercerita, Mendieta kesulitan dana selama enam bulan terakhir sejak Persis Solo bubar, Juni lalu. Saat itulah kontraknya di Persis berakhir, sementara gajinya selama empat bulan terakhir belum dibayar.

    Setelah itu, Mendieta mengikuti banyak pertandingan sepak bola antarkampung dan memperoleh uang sekadar untuk bertahan hidup. Terakhir, ia masih bermain dalam Piala Batik, Oktober lalu.

    Kesehatan Mendieta mulai menurun sekitar November awal. Ia kerap pusing dan muntah-muntah. Dibawa ke Rumah Sakit Yarsis Solo, Mendieta dinyatakan menderita tifus. Setelah pulang, ia kembali sakit dan masuk ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah. Karena penyakitnya tak terdeteksi, pihak rumah sakit merujuk Mendieta ke Rumah Sakit dr Moewardi.

    Pihak rumah sakit menyatakan Mendieta terkena cytomegalovirus yang menyerang otak. Kondisinya semakin kritis dan sempat masuk ke ruang perawatan intensif. Tak lama, maut merenggutnya.

    Dalam perawatan, pemain yang dikontrak Persis Solo untuk semusim kompetisi itu kesulitan biaya. Tak hanya untuk membayar biaya perawatan di rumah sakit, Mendieta pun sudah enam bulan menunggak pembayaran kosnya sebesar Rp 6,9 juta. Bahkan, untuk makan sehari-hari, dia mendapat banyak bantuan dari rekan. Suporter Persis, Pasoepati, sampai menggelar nonton bareng Piala AFF 2012 saat Indonesia bertanding melawan Laos dan Malaysia untuk menggalang dana bagi Mendieta.

    Isak tangis kadang mewarnai doa suporter, sampai jenazah Mendieta dibawa ke Bandara Adi Soemarmo dengan iringan sepeda motor, kemarin. Di tengah hujan deras, jenazah Mendieta sore itu dibawa ke Jakarta sebelum diterbangkan ke Paraguay.

    Tulisan tangan Diego Mendieta di selembar kertas yang diberi judul "Surat Diego Mendieta untuk Tuhan" beredar di Twitter, Kamis (6/12/2012) hari ini.

    Di dunia maya (twitter) beredar sebuah surat tulisan tangan Diego Mendieta, dari penelusuran, surat tersebut pertama kali diungkapkan pengguna Twitter @wulansari_jav yang menyebut dirinya sebagai pemilik PT Javindo Sari Tama dan Javindo Agency Management serta FIFA Player's Agent.

    "Kami temukan di kamar kosnya," tulis Wulansari. Surat tersebut ditulis pemain asal Paraguay itu dalam bahasa Spanyol.

    Berikut isi surat tersebut.

    "Dios mil gracias por todo.
    Perdona mis pecados.
    Te amo y te necesito.
    Cubre con tu presioso manto.
    Sagra do a mi amada familia.
    Mis suenos.
    Mi proyecto devida amis amigos.
    Atodo aqueque te bus keynesesite que creaen ti."

    Isi doa tersebut kurang lebih ia berterima kasih kepada Tuhan atas semua yang diperolehnya saat ini. Ia juga meminta ampunan atas dosa-dosanya. Tak lupa, Diego Mendieta memohon perlindungan bagi keluarga dan orang-orang yang dicintainya.

    Foto anak dan istrinya masih berada di kamar kosnya. Itulah satu-satunya media untuk mengobati rindu Diego Mendieta (32). Dan, sebelum meninggal, dia ingin segera pulang. Namun, gaji belum juga dibayar hingga dia memendam rindu hingga kematiannya. Ketika masih sakit, Diego Mendieta ditawari agennya tiket pulang ke Paraguay, tetapi Diego memilih bertahan menunggu gajinya dilunasi Persis Solo karena malu pulang tak bawa uang. Demikian disampaikan dua rekan Diego secara terpisah, Ndaru Tri Laksana dan Richard Careces. "Sebenarnya, agennya sudah menawarkan tiket pulang, tetapi dia memilih menunggu gajinya cair. Katanya, masa pulang kerja enggak bawa uang?" ujar Ndaru.

    "Dibayar separuh saja sebenarnya dia mau, tetapi tak dikasih. Dia malu kalau pulang tak bawa uang," ujar Caceres. Caceres juga mengungkapkan bahwa ongkos Indonesia-Paraguay mencapai sekitar Rp 30 juta. Diego masuk-keluar rumah sakit karena tak punya uang, sebab tak menerima gaji dari Persis Solo selama empat bulan. Persis Solo baru memenuhi kewajiban mereka setelah Diego meninggal. Saking kekurangan uang, Diego menunggak membayar kamar kos selama lebih dari 6 bulan. Tarif kos per bulan sebesar Rp 1.150.000. Kondisi keuangan sang pemain yang belum dibayar gajinya membuat ia harus "menumpang" dan hidup dari belas kasihan orang lain. "Untung rekan-rekannya baik semua sehingga temannya yang membayar kos-kosannya," kata penjaga kosnya, Seno. Dia indekos di kampung Kalitan, Banjarsari.

    Mantan Manajer Persis Solo Totok Supriyanto mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan pembayaran gaji Mendieta selama empat bulan sebesar Rp 131 juta. Uang itu ditransfer langsung ke rekening istri Mendieta. ”Selama Diego sakit itu bukan tanggung jawab kami karena dia kan sudah tidak di klub. Kewajiban kami hanya membayar gaji yang selama ini tertahan karena kami kesulitan dana,” tutur Totok.

    Pihak agen, Theodora Wulansari dari PT Javindo, menyesalkan kematian Mendieta. ”Mengapa perhatian dan hak Diego baru diberikan setelah yang bersangkutan meninggal?” ujarnya.

    Wali Kota Solo, yang juga Ketua Persis Solo 2006-2011, FX Hadi Rudyatmo mengatakan peristiwa ini merupakan tamparan bagi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). ”Ini pengalaman yang pahit, pemain asing meninggal dengan menyisakan permasalahan profesionalitas, masalah gaji yang belum dibayar,” kata Rudy yang merogoh kantong pribadinya untuk biaya rumah sakit Mendieta.

    Tiga bulan lalu, kasus yang hampir sama menimpa pemain asal Brasil, Bruno Zandonadi. Dia meninggal di Indonesia karena infeksi otak dan dalam kondisi ekonomi yang minim. Dalam kondisi tak lagi dikontrak klub, dia kesulitan membiayai pengobatannya. Zandonadi meninggal pada 13 Oktober lalu.

    Kepergian Zandonadi dan Mendieta sudah cukup menggambarkan masih banyak klub yang dikelola serampangan. Beberapa klub sering nekat berkompetisi meski tak memiliki dana yang kuat. Tak pelak, pemain sering jadi korban. Dari data Asosiasi Pemain Profesional Indonesia, ada 13 klub di Indonesia Super League atau Indonesia Premier League yang menunggak gaji pemain pada musim lalu.

    Untuk ikut kompetisi, klub bisa menghabiskan dana lebih dari Rp 20 miliar, sedangkan pemasukan jauh dari harapan. Satu-satunya sumber dana di luar donasi patron atau pemerintah adalah tiket penonton yang kerap tak menutup pengeluaran.

    Konflik internal kepengurusan sepak bola Indonesia memang berdampak pada dualisme kompetisi yang melahirkan banyak klub. Setiap klub berlomba mengontrak pemain asing, entah punya uang atau tidak.

    Kasus Persis Solo terjadi karena klub ini hanya punya modal sekitar Rp 3 miliar. Seperti diakui Totok, pihaknya menunggak gaji pemain karena pengelolaan anggaran yang minim itu tak sesuai dengan pengeluaran.

    Kematian Mendieta membuat Federasi Pesepak Bola Profesional Dunia (FIFPro) terkejut. Dalam situs resminya, FIFPro meminta PSSI segera membenahi finansial klub. ”Jika benar karena adanya kelalaian klub, ini sangat memalukan,” ujar Sekjen FIFPro Representatif Asia Frederique Winia.

    Kasus Mendieta adalah pelajaran teramat pahit bagi sejumlah pihak yang berseteru untuk memperbaiki sepak bola yang karut-marut. Sepak bola Indonesia butuh penanganan profesional, rapi, kompak, dan menyeluruh. Ini tak bisa diatasi dengan berkonflik dan mempertahankan dualisme kompetisi dan kepengurusan.

    nb : selamat jalan Diego, maafkanlah politisi2 kami yg selalu haus dan lapar pada tempat2 strategis dinegri ini, dan smoga mereka puas menyaksikan kisahmu ini...!!



    Sumber, Kompas 5 Des 2012
    Hidup itu seperti hubungan sex.....kadang di atas (MOT), kadang di bawah (WOT).

  2. The Following 2 Users Say Thank You to Koko Bae For This Useful Post:

    Chubby Beiby (06-12-2012),[BEJO] (06-12-2012)

  3. #2
    [BEJO]'s Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Location
    frambanan
    Posts
    1,088
    Gender

    Thanks
    208
    Thanked 9 Times in 1 Post

    Achievements:
    Three Friends1000 Experience Points1 year registered

    Re: ”Kawan, kapan gajian?”

    sefertinya selama ane kenal yang namanya sefak bola di Indonesia adanya cuman memalukan
    ana kenal sefak bola sejak th 2004 dan berita tentang fersefakbolaan di Indonesia gak ada bagus2nya
    faling banter tawuran suforter, nafi jadi ketua FeSSI, dualisme liga, sekarang kematian femain asing.....
    janji adalah HUTANG
    sedangkan HUTANG bisa dibayar kafan-kafan

    memakai tofeng lebih mudah dari fada memakai kejujuran

  4. #3
    Chubby Beiby's Avatar
    [ds2] Mate of Honor

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Location
    surabaya
    Posts
    2,396
    Gender

    Thanks
    384
    Thanked 264 Times in 57 Posts

    Achievements:
    Three FriendsTagger Second Class10000 Experience PointsRecommendation Second ClassVeteran

    Re: ”Kawan, kapan gajian?”

    tragis bgt.. Harusnya klo pemilik klub pnya rasa empati, bgaimanapun dia perna brmain n membela klub. Lgian uang gaji dia msi d tahan. Knapa jg g d talangi dlu pengobatannya.. Mpe sembuh. Ahh smua sudah trjadi... Smga jd pelajaran yg sangat brharga bt smua yg berkecimpung d dunia persepak bolaan indonesia..
    Slamat jalan diego...
    HOREE!!!!!

  5. #4
    Koko Bae's Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    588
    Gender

    Thanks
    196
    Thanked 101 Times in 48 Posts

    Achievements:
    Three Friends1000 Experience Points3 months registered
    Awards:
    King of Publishing

    Re: ”Kawan, kapan gajian?”

    ..baca tulisan ini...

    "Aku gak minta gaji full,akucuma minta tiket pesawat biar bisa pulang.Ketemu mama dan mati di negara saya. RIP#Diego Mendieta"

    Koko tiba tiba terserang rasa sesak dada yang amat sangat....
    Nafas tiba tiba tersengal sengal..
    Terus mata koko jadi merah...
    Tau tau jadi basah....
    Last edited by Koko Bae; 06-12-2012 at 09:13 PM.
    Hidup itu seperti hubungan sex.....kadang di atas (MOT), kadang di bawah (WOT).

  6. #5
    Chubby Beiby's Avatar
    [ds2] Mate of Honor

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Location
    surabaya
    Posts
    2,396
    Gender

    Thanks
    384
    Thanked 264 Times in 57 Posts

    Achievements:
    Three FriendsTagger Second Class10000 Experience PointsRecommendation Second ClassVeteran

    Re: ”Kawan, kapan gajian?”

    Quote Originally Posted by Koko Bae View Post
    ..baca tulisan ini...

    "Aku gak minta gaji full,akucuma minta tiket pesawat biar bisa pulang.Ketemu mama dan mati di negara saya. RIP#Diego Mendieta"

    Koko tiba tiba terserang rasa sesak dada yang amat sangat....
    Nafas tiba tiba tersengal sengal..
    Terus mata koko jadi merah...
    Tau tau jadi basah....
    minta hak dia aja kya ngemis2 ya om... G pnya hati nurani org2 itu, cba klo itu trjadi ma dia.. T E R L A L U
    HOREE!!!!!

  7. #6
    DemonMan's Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Location
    Heaven or Hell
    Posts
    936
    Gender

    Thanks
    25
    Thanked 70 Times in 48 Posts

    Achievements:
    Three Friends1000 Experience Points3 months registered

    Re: ”Kawan, kapan gajian?”

    itulah kalau sepakbola tidak dikelola secara profesional. seharusnya screening klub dari awal kompetisi dilakukan sungguh2. klub dengan finansial minim langsung dicoret. klub yang tidak bisa mencari sponsor dari awal langsung di coret. harus ada ketegasan kalau mau maju.
    Where there is light, shadows lurk and fear reigns..

  8. #7
    freighteen's Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Nov 2012
    Location
    Gresik
    Posts
    703
    Gender

    Thanks
    37
    Thanked 94 Times in 17 Posts

    Achievements:
    Your first GroupThree Friends5000 Experience PointsVeteran

    Re: ”Kawan, kapan gajian?”

    Tragis..sedikit menambahkan.... Cytomegalovirus (CMV) merupakan virus yang diklasifikasikan dalam keluarga virus herpes, memiliki potensi yang berbahaya bagi janin, pasien operasi cangkok organ, mengganggu atau merusak organ paru-paru, jantung, mata, usus, ginjal, lambung, dan lain-lain...dan naya bisa ditularkan lewat air liur dan air mani/ airan vagina
    Ngesex yo ngesex..ojo lali gawe kondom..


  9. #8
    Je.Ka's Avatar
    [ds2] Platinum Class

    Status
    Offline
    Join Date
    Nov 2012
    Location
    Bandung-Bali gantian
    Posts
    270
    Gender

    Thanks
    5
    Thanked 2 Times in 2 Posts

    Achievements:
    Three Friends3 months registered1000 Experience Points

    Re: ”Kawan, kapan gajian?”

    duuh, makin miris liat sepak bola Indonesia...
    mau benci... masih negara sendiri...
    dilema....

    Rest in Peace Mendieta


    SATU TAK`KAN PERNAH CUKUP

    coli is not an answer

  10. #9
    Bogrex's Avatar
    [DS-2] tukang sapu

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Location
    dibelakangmu..
    Age
    40
    Posts
    3,170
    Gender

    Follow Me
    @bogrex_ds2
    Thanks
    407
    Thanked 217 Times in 50 Posts

    Achievements:
    Three FriendsTagger Second ClassRecommendation First Class10000 Experience PointsVeteran

    Re: ”Kawan, kapan gajian?”

    Pemain udah berkorban untuk klub yang mengontraknya...malah belum gajian
    kalo udah kejadian gini.....siapa yang disalahkan.???
    Pssi yang dengan segudang prestasi hitam akhirnya bertambah lagi catatannya

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •