Results 1 to 5 of 5

Thread: Aperture Dalam Fotografi1679 days old

  1. #1
    -Ybb3F-'s Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    974
    Gender

    Thanks
    329
    Thanked 157 Times in 68 Posts

    Achievements:
    Three FriendsTagger Second ClassRecommendation Second ClassVeteran5000 Experience Points

    Aperture Dalam Fotografi

    Dalam Dua artikel terakhir kita sudah banyak membahas tentang elemen-elemen yang menjadi tiang fotografi, dimana seorang fotografer pemula dalam mempelajari hal ini hendaknya meninggalkan pengaturan mode otomatis, dan tetap menggunakan mode manual untuk menentukan exposure pada saat pemotretan. Kita sedikit menyinggung lagi tentang "Exposure Triangle" dimana di dalamnya terdiri dari Tiga elemen penting fotografi yaitu: ISO, Shutter-Speed dan Aperture. Anda bisa temukan konsep dari Shutter-Speed dan ISO di artikel sebelum ini, dan sekarang waktunya untuk membahas tentang konsep Aperture. Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang Aperture, bisa dikatakan jika mampu menguasai dan memahami Aperture, maka bisa dikatakan Anda telah menempatkan diri untuk mendapatkan kendali penuh dalam sisi kreativitas dengan menggunakan kamera. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa Aperture adalah tempat dimana keajaiban fotografi terjadi.



    APA YANG DIMAKSUD DENGAN APERTURE?

    Aperture secara sederhana diartikan sebagai ukuran dari bukaan lensa ketika pengambilan gambar (diafragma). Ketika menekan tombol shutter kamera, sebuah lubang dalam kamera Anda akan terbuka dan membuat sensor kamera menangkap gambar dari obyek yang akan dipotret. Pengaturan Aperture lebih cenderung pada ukuran lubang di dalam kamera. Semakin besar lubang maka semakin banyak jumlah cahaya yang masuk, begitu juga sebaliknya semakin kecil lubang maka semakin sedikit cahaya yang masuk.

    Aperture diukur dengan 'f-stops'. Dalam artikel-artikel selanjutnya kemungkinan besar Anda akan sering menjumpai format penulisan tersebut, sebagai contoh f/2.8, f/4, f/5.6, f/8, f/22 dan seterusnya. Menambah satu stop atau 1/2 stop brarti merubah ukuran bukaan lensa dan pastinya juga jumlah cahaya yang masuk ke dalam kamera. Ingat juga bahwa merubah Shutter-Speed dengan menambah satu atau 1/2 stop maka akan merubah jumlah cahaya yang masuk ke dalama kamera. Hal ini berarti bahwa jika Anda menambah satu stop dan mengurangi satu stop elemen yang lain maka Anda akan mendapatkan jumlah cahaya yang sama.

    Salah satu hal yang menyebabkan kebingungan pada fotografer pemula adalah bukaan besar di lambangkan f/stop dengan nomor atau bilangan lebih kecil dan aperture (bukaan) kecil memiliki bilangan f-stop yang lebih besar. Jadi f2/8 memiliki bukaan jauh lebih besar dari f/22. Mungkin bagi Anda fotografer pemula akan sedikit Aneh, tetapi cepat atau lambat Anda akan terbiasa.

    Hubungan Depth-of-Field dan Aperture
    Depth-of-Field atau yang sering disebut dengan DOF adalah ukuran seberapa lebar/jauh bidang fokus yang ada di dalam foto Anda. Depth-of-Field yang lebar berarti hampir semua foto Anda akan terfokus meskipun itu dekat dengan kamera ataupun jauh. seperti gambar dibawah ini dimana kedua background serta foreground semua tampak terfokus.

    Depth-of-Field yang kecil atau sempit berarti hanya sebagian dari bidang foto yang akan terfokus dan sisa nya akan tampak kabur. Seperti gambar di bawah ini, terlihat bahwa bola biliar bewarna kuning tampak lebih fokus, dan meskipun bola biliard berwarna oranye hanya berjarak 2cm, masih akan tampak tidak fokus.



    Cara terbaik bagaimana mengerti konsep dari Aperture hanya dengan menggunakan kamera, dan melakukan beberapa eksperimen. Pergilah keluar dan carilah tempat dimana Anda sebuah obyek foto yang dekat dan juga jauh, ambillah beberapa foto dengan setting Aperture yang berbeda, dari terkecil sampai yang terbesar. Anda dengan cepat akan mengetahui dampaknya pada foto Anda, dan kegunaan jika Anda mampu mengontrol aperture.



    Pada bidang fotografi landscape (lanskap) Anda akan menemui fotografer yang menggunakan pengaturan aperture kecil (bilangan besar). Pengaturan ini mengakibatkan foreground sampai horizon masih tampak fokus. Dilain sisi dalam bidang fotografi portrait biasanya lebih mengutamakan fokus pada subyek serta background yang blur/tidak fokus. Fotografi portrait biasanya memang ingin menonjolkan subyek sebagai focal-point dan tidak menginginkan elemen foto yang lain bisa menarik perhatian, untuk mendapatkan hasil foto seperti ini harus menggunakan bukaan besar (bilangan kecil).

    Fotografer makro merupakan pengguna terbesar dari aperture atau bukaan besar. Aperture besar bagi mereka adalah untuk memastikan bahwa subyek mereka benar-benar menarik perhatian bagi mereka yang melihat, dan sisa elemen foto pasti akan tampak tidak fokus.
    DuniaSex Episode-2
    Yacht | "Let's Cruise To Fantasy Community"

    Keep Enjoying the Cruise

  2. Members berikut yang memberikan 'Thanks' kepada -Ybb3F- untuk Thread ini:

    chakar.dee (23-10-2012)

  3. #2
    Bogrex's Avatar
    [DS-2] tukang sapu

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Location
    dibelakangmu..
    Age
    41
    Posts
    3,170
    Gender

    Follow Me
    @bogrex_ds2
    Thanks
    407
    Thanked 217 Times in 50 Posts

    Achievements:
    Three FriendsTagger Second ClassRecommendation First Class10000 Experience PointsVeteran
    Cara gampang ngetes DOF...make penggaris dan meteran..jadi kita bisa mengira ngira seberapa lebar atai sempit DOF yang dihasilkan...saya dulu disuruhnya gitu

  4. #3
    jiimyjohnson's Avatar
    [ds2] Diamond Class

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Location
    Jhakhartha
    Posts
    380
    Gender

    Thanks
    97
    Thanked 57 Times in 24 Posts

    Achievements:
    Tagger Second ClassThree Friends1000 Experience Points1 year registered
    Quote Originally Posted by Bogrex View Post
    Cara gampang ngetes DOF...make penggaris dan meteran..jadi kita bisa mengira ngira seberapa lebar atai sempit DOF yang dihasilkan...saya dulu disuruhnya gitu
    Saya dulu cuman disuruh, pake bukaan terlebar ... dapet deh DoF yang dalem .... phhiiuuu..... gak ngerti ...
    DuniaSex Episode-2
    Yacht | "Let's Cruise To Fantasy Community"

    Keep Enjoying the Cruise

  5. #4
    -Ybb3F-'s Avatar
    [ds2] C A D E T

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    974
    Gender

    Thanks
    329
    Thanked 157 Times in 68 Posts

    Achievements:
    Three FriendsTagger Second ClassRecommendation Second ClassVeteran5000 Experience Points
    Quote Originally Posted by Bogrex View Post
    Cara gampang ngetes DOF...make penggaris dan meteran..jadi kita bisa mengira ngira seberapa lebar atai sempit DOF yang dihasilkan...saya dulu disuruhnya gitu
    sepakat om bogrex, betul itu salah satu caranya

    Quote Originally Posted by jiimyjohnson View Post
    Saya dulu cuman disuruh, pake bukaan terlebar ... dapet deh DoF yang dalem .... phhiiuuu..... gak ngerti ...
    untuk praktek secara mudah bisa seperti ini : coba mata kita melihat fokus pada suatu benda dgn jarak 50-100 cm kurang lebih 10 detik, kemudian kita gunakan jari kita menempel pada benda tersebut, setelah itu secara perlahan-lahan tarik jari kita ke arah mata, ataupun sampai menempel ke mata. itulah konsep DoF secara sederhana.
    DuniaSex Episode-2
    Yacht | "Let's Cruise To Fantasy Community"

    Keep Enjoying the Cruise

  6. #5
    Bogrex's Avatar
    [DS-2] tukang sapu

    Status
    Offline
    Join Date
    Oct 2012
    Location
    dibelakangmu..
    Age
    41
    Posts
    3,170
    Gender

    Follow Me
    @bogrex_ds2
    Thanks
    407
    Thanked 217 Times in 50 Posts

    Achievements:
    Three FriendsTagger Second ClassRecommendation First Class10000 Experience PointsVeteran
    Balajar dof aja sampe seminggu lebih..ujung ujungnya kata temen lokal saya...itu cuman dipake nggak sampe 10% di nilai foto kamu
    Gitu katanya

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •